Top Banget, Berkat Seorang Ibu Yang Nyaris Jadi Korban Pencurian ATM, Polisi di Plupuh Sragen Bekuk 3 Tersangka, Warga Harus Waspada…!

HUKUM & KRIMINAL195 Dilihat

Sragen, Jateng – Kejelian dan keberanian seorang ibu bernama Tri Utami (32) warga Dukuh Mrakeyan desa Sambirejo Kecamatan Plupuh Sragen, benar-benar top banget hingga patut diacungi jempol.

Pasalnya, dari kejelian dan keberanian yang dilakukanTri Utami, kini tim Opsnal Reserse Kriminal Polsek Plupuh Polres Sragen berhasil menyeret 3 orang komplotan pelaku pencurian uang melalui transaksi bank.

Kapolsek Plupuh Iptu Suparno dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menjelaskan bahwa korban Tri Utami nyaris menjadi korban pencurian melalui penarikan uang pada mesin ATM bank BRI. Namun saat itu, korban berusaha melawan tersangka, yang hendak membawa kabur ATM miliknya, kemudian meneriakinya, hingga tersangka berhasil dibekuk warga.

“ bahwa berkat kejelian korban, dengan cara memberikan tanda pada kartu ATM miliknya, sehingga Tri Utami gagal menjadi korban pencurian. Bahkan berkat keberaniannya melawan pencuri yang hendak membawa kabur ATM miliknya dengan berteriak maling, sehingga tiga orang komplotan pencurian uang melalui transaksi ATM berhasil kita bekuk, “ kata Iptu Suparno, Sabtu (24/06/2023).

Ketiga tersangka yang kini harus mendekam dalam tahanan Mapolsek Plupuh diantaranya tersangka berinisial D alias A, AP alias A dan MYS alias Y, ketiganya warga Sulawesi Selatan.

“ Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama 5 tahun, sebagimana dimaksud pasal 362 KUHP jucto pasal 53 ayat (1) KUHP tentang pencurian, ‘ tambahnya.

Diuraikan Iptu Suparno, peristiwa berawal pada Minggu, 11 Juni 2023 pukul 07.50 WIB, Tri Utami datang sendirian ke kantor Bank BRI Unit Plupuh untuk mengambil uang melalui penarikan ATM.

Didalam ruang ATM, korban langsung memasukan kartu ATM ke mesin ATM, namun transaksi gagal, karena uang tidak bisa keluar karena mesin ATM diduga sedang kosong.

Korban Tri Utami selanjutnya langsung keluar dari ruang ATM, namun didepan pintu ruang ATM Tri Utami berhenti karena dihadang oleh tersangka D alias A.

Saat itu, sambil memegang sebuah dompet kecil warna hitam dan sebuah ATM Britama warna hitam, tersangka D alias A berlagak bertanya tentang kartu ATM yang dimilikinya.

”Buk ibuk pakai ATM apa, kok nggak sama punya saya, ATM ini bisa nggak buat ngambil disini” (tersangka) sambil menunjukkan sebuah kartu ATM BRItama warna hitam kepada Tri Utami.

Atas pertanyaan tersebut, selanjutnya Tri Utami menjawab “ATM BRI, Bisa pak karena ini ATM bersama bisa”

Selanjutnya pelaku kembali bilang kepada Tri Utami, “Buk boleh saya lihat ATMnya, sama nggak”.

Tri Utami selanjutnya menunjukkan kartu ATM yang dibawa tersebut kepada tersangka D alias A.

Bersamaan dengan itu, seseorang yang lain, tiba-tiba menepuk puncak Tri Utami, sehingga pandangan Tri Utami teralihkan.

Dan dengan memanfaatkan situasi tersebut, tersangka D alias A lantas menukar ATM Tri Utami dengan ATM lain milik tersangka denga warna yang sama.

Namun berkat kejeliannya, Tri Utami kemudian menyadari bahwa ATM tersebut bukanlah miliknya.

Korban Tri Utami yang sadar telah menjadi korban pencurian, lantas berusaha mengejar tersangka yang kala itu berlari kearah sebuah mobil, untuk meminta kembali ATM miliknya.

Namun tersangka berusaha melarikan diri, sehingga korban Tri Utami berteriak sekeras-kerasnya, sehingga tersangka berhasil dibekuk oleh warga, dan diserahkan ke Mapolsek Plupuh, sementara dua orang tersangka lainnya berhasil lolos.

Sementara itu, dari hasil interigrasi Polisi kepada tersangka D alais A, berhasil dikorek keterangan bahwa tersangka melakukan kejahatannya bersama dua orang rekannya yang kini telah berhasil diamankan petugas.

”Dari laporan kejadian tersebut, Unit Reskrim Polsek Plupuh langsung mengerahkan tim, bekerja sama dengan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sragen, untuk mengejar dua orang komplotan lainnya yang berhasil lolos. Hingga akhirnya berhasil menangkap dua orang pelaku lainnya di Bandara juanda Surabaya pada saat akan melarikan diri, ” tandas Iptu Suparno.

Saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Sragen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Iptu Suparno juga berpesan, agar para warga berhati-hati akan modus para pelaku pencurian yang kini marak terjadi, yakni dengan segala cara, berusaha menukar ATM korbannya, dengan ATM tersangka yang memiliki warna sama, untuk menguras uang yang ada pada tabungan korbannya.

(Humas Polres Sragen)

(Vio Sari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *