Warga Sriwulan Meratap Karena Rumahnya Tergenang Air Laut

Uncategorized1202 Dilihat

Viosarinews.com, Demak –
Warga Sriwulan Kecamatan Sayung, Kabuparen Demak meratapi nasibnya karena rumah yang di tinggali sudah tidak layak lagi jadi tempat hunian pasalnya air laut tiap hari masuk di rumahnya.

Abrasi menjadikan Rumah warga jadi kolam, air pasang terus terjadi setiap hari pada siapa warga minta bantuan pemerintah seakan tak perduli padahal sudah sering meminta pada pihak desa untuk segera di bangunkan sabuk pantai atau penahan air, tapi pihak Desa belum sempat membangun, entah memang belum ada Anggarannya atau belum cukup.

Mengenai abrasi selalu menjadi masalah besar bagi masyarakat desa Sriwulan, banyak warga menjerit, serta sudah banyak warga yang pindah karena rumahnya tidak dapat di tempati, bahkan hampir 1000 KK pindah.

“Bagaimana kami bisa tenang tinggal di rumah kami sendiri kalau setiap hari air masuk kerumah” ujar warga yang enggan di sebut namanya.
Penanggulangan sabuk pantai sebagai pengamanan air pasang atau rop biar tidak semakin menengelamkan wilayahnya bekum pernah di dengar” ujar warga.

“Sudah banyak warga yag pindah jarena sudah gak sanggup lagi untuk mengatasi air rop tersebut” ujar Wardi Rt 10 Rw 01.

Masalah ekonomi sangat kacau karna hampir setiap hari masarakat berfikir bagaimana cara mengatasi air rop yang masuk rumahnya, ” Warga sangat mengharapkan bantuan segera di kucurkan untuk mengatasi air rop tersebut” pungkasnya.

Yamroni kades Sruwulan mengatakan kalau penduduknya sudah banyak yang pindah karena terkena air pasang, “Banyak warga saya yang pindah karena air rob, dari 3000 KK tinggal 2000 KK yang masih bertahan di wilayahnya” ujar Yamroni.

“Itu semua karena sudah tidak mampu lagi bertahan karena hampir setiap hari rumahnya tergenang air laut” terang Yamroni.

Muhtadi edi .S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *