BISA NGGAWE ORA BISA NGURUS

Berita2597 Dilihat

Viosarinews.com,  Samarinda __ Seorang anak harusnya mendapat perhatian dan kasih sayang oleh orangtuanya. Sayangnya, tidak semua anak mendapat kebahagiaan seperti itu. Salah satunya adalah Bima (7), nama samaran.

Bima membuat gempar warga Jalan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang lantaran ditemukan terkunci seorang diri di dalam rumah kontrakan di kawasan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Jumat (26/4) pagi.

Warga yang mendapati Bima sekitar pukul 10.00 Wita dibuat kaget lantaran di tubuh bocah tersebut terdapat beberapa luka. Diduga, luka ini didapat dari perbuatan kasar orangtuanya.Warga sekitar menyebut, Bima sudah ditinggal seorang diri oleh kedua orang tuanya sehari sebelumnya. Bahkan ditinggalnya Bima seorang diri bukan kali pertama terjadi. Selain itu, warga juga kerap mendengar tangisan Bima dan suara pukulan terhadap Bima.

“Warga tidak berani melapor karena takut mencampuri urusan rumah tangga orang,” ungkap Ari (38) warga. Saat ditemukan, dengan polos Bima mengaku jika luka yang didapatnya adalah perbuatan ayah tiri dan ibunya. Baik dengan cara dipukul hingga disiram dengan minyak panas.

Mengetahuinya pengakuan itu, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat yang diteruskan ke pihak Polsekta Sungai Pinang. “Karena ada unsur kekerasan pada anak. Warga bersepakat untuk melapor. Sementara kedua orangtuanya berupaya dihubungi namun belum juga terhubung,” terang Ari.

Petugas yang datang kemudian mengubungi pemilik kontrakan agar membuka pintu rumah tersebut. Setelahnya, Bima bergegas dibawa rumah sakit untuk mendapat pengobatan dan dilakukan visum.

“Secara kasat mata terlihat luka di tangan sebelah kanan, kaki sebelah kanan, wajah, dada, perut dan punggung kemudian dilakukan interogasi terhadap anak tersebut dan anak tersebut menjelaskan bahwa dia dianiaya oleh kedua orang tuanya,” ungkap Aitpu Subaji, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Pinang Dalam.

Kasus kekerasan terhadap anak ini tengah didalami pihak kepolisian. Bima sementara dirawat di RSUD AW Sjahranie ditemani sejumlah aktivis pemerhati anak akibat Dipukul, Disiram Minyak Panas, Bocah 7 Tahun Disiksa Orangtua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *