Viosarinews.com, SRAGEN – Mewaspadai munculnya kembali penyakit mulut dan kuku (PMK) dan penyakit Lumpy Skin Diese (LSD) pada hewan ternak khususnya sapi, diwilayah Sidoharjo Kabupaten Sragen, sinergitas Bhabinkamtibmas Desa Bentak Bripka Andi Pambudi dan Babinsa Desa Jambanan Serka Agus Wijayanto lantas memberikan edukasi penyiapan makanan berkualias untuk sapi.
Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama dalam keterangannya melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Harno menerangkan, kedua personel baik Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa ini memang ahli dalam bidang peternakan.
AKP Harno menguraikan, mereka kemudian berinovasi memberikan edukasi kepada para peternak cara penyiapan makanan berkualitas, agar hewan ternak mereka terhindar dari penyakit PMK dan LSD.
Seperti diuraikan AKP Harno, kedua personel TNI dan Polri ini menyiapkan sendiri bahan-bahan makanan untuk ternak seperti bekatul, konsentrat (polar), ampas singkong/onggok, mineral + Vitamin B komplek, tetes tebu dan air bersih.

Bahan tersebut diharapkan akan menjadi acuan para peternak dalam memberikan makanan berkualitas agar sapi atau kerbau mereka aman dari penyakit.
Selain itu, senantiasa menjaga kandang agar selalu bersih dan kering adalah solusi menghindarkan ternak dari bahaya penyakit.
“ kegiatan sinergitas Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Bentak dan Jambanan Sidoharjo ini memang luar biasa. Mereka melakukan inovasi memberikan edukasi makanan ternak yang berkualitas dengan modal sendiri. Kegiatan ini ditujukan agar para petani di desa Binaannya dapat terhindar dari penyakit PMK dan LSD, “ ujar Harno, Rabu (15/02/2023).
Lanjut Harno, “ seperti yang telah dilakukan mereka di kandang sapi milik bapak Slamet, di Desa Jetak Kecamatan Sidoharjo, Bripka Andi Pambudi dan Serka Agus Wijayanto mencampur bahan makanan tersebut, kemudian diberikan kepada sapi ternak milik bapak Slamet yang baru beranak dua minggu yang lalu, “ katanya.
“ Kegiatan pencegahan penyakit PMK dan LSD di kecamatan Sidoharjo ini, hendaknya bisa menjadi edukasi bagi peternak-peternak di wilayah lain, “ pungkas Harno.
(Aiptu Tatik-PID-Polres Sragen-Polda Jateng / Vio Sari )
