Viosarinews.com, Kab. Bekasi ___ Gunakan mobil ambulan dan 3 mobil yang membawa sembako, Kepala Desa (Kades) Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi turun langsung ke Posko Peduli bencana bantu warga yang rumahnya ambruk dan rusak berat akibat gempa bumi.
Bantuan berupa beras, air mineral, mie instan dan Pempers diserahkan langsung oleh Kepala Desa Bantarjaya Abuy Zihad Ubaidilah kepada Kepala Desa Sukajaya yang berada di posko Peduli bencana di Kelurahan Ciketingkidul Kabupaten Ciajur Jawa Barat.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Cianjur khususnya yang tinggal di tenda pengungsian, ini sebagai bentuk rasa simpati dan keprihatinan kami terhadap masyarakat yang menjadi korban gempa bumi beberapa hari lalu,”Kata Kepala Desa Bantarjaya Abuy Zihad Ubaidilah Kepada awak media minggu (04/12/2022) di Posko Bantuan bencana.
Abuy menambahkan, donasi terkumpul dari sumbangsi warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Bantarjaya dan Masyarakat yang rela menyisihkan sedikit rejekinya untuk korban gempa yang sampai saat ini masih membutuhkan bantuan.
“Semua ini adalah hasil Sumbangsi Warga dan Pemdes Bantrjaya, mudah-mudahan bisa sedikit membantu meringankan beban korban gempa yang sekarang tinggal di pengungsian,” kata Abuy.
Ditemui dilokasi Posko pengungsian, Abdul selaku ketua RT 03 Kelurahan Ciketingkidul, , mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari masyarakat dan Kepada Desa Bantarjaya, dirinya mengakui bahwa masyarakat di pengungsian masih membutuhkan bantuan, baik makanan, obat-obatan dan pakaian.
“Saya mewakili warga Kelurahan Ciketingkidul, mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari Kepala Desa dan Masyarakat Bantarjaya, bantuan ini sangat membantu kami untuk di pengungsian,”Ungkap Abdul
Dirinya yang juga menjadi korban gempa mengaku bahwa tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan ketika gempa, maka dari itu bantuan dari luar sangat berarti dan dibutuhkan bagi korban yang saat ini masih tinggal di pengungsian.
“Saya juga salah satu korban, bukan hanya rumah tapi juga keluarga, tinggal di pengungsian kami dan masyarakat lainnya tidak membawa apa-apa karena itu bantuan seperti ini sangat kami harapkan dan bermanfaat bagi kami untuk sehari-hari,”ucapnya sambil meratap pilu.
(Mis)
