Komukino Award: Merayakan Kreativitas dan Melestarikan Budaya Tradisional Jawa Tengah

Berita615 Dilihat

Semarang, 19 Desember 2024 – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang

dengan bangga menggelar Festival Komukino ke-10 dengan tema “Jateng Bungah”. Seluruh
rangkaian acara Komukino Fest diselenggarakan di Auditorium Ir. Widjatmoko Jl. Soekarno Hatta, Universitas Semarang mulai dari pukul 10:00 – 21:00 WIB dan menjadi ajang luar biasa untuk merayakan keberagaman budaya serta kreativitas seni Jawa Tengah.

Salah satu momen puncak Festival Komukino adalah pemberian Komukino Award 2024
kepada desa wisata yang aktif melestarikan dan mempromosikan budaya lokal.

Penghargaan ini diberikan kepada Desa Wisata Sendangsari Kecamatam Garung Kabupaten Wonosobo yang berhasil menunjukkan kapabilitas mereka dengan inovasi pelestarian budaya dan upayanya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Desa Wisata Sendangsari, yang dikenal dengan sebutan Dewi Sri, menawarkan daya tarik unik meskipun tanpa objek wisata fisik, seperti keindahan panorama pedesaan, kekayaan budaya, serta aktivitas seru seperti river tubing di Sungai Serayu.

Pada acara ini, Dewi Sri juga menampilkan tarian Rodad sebagai wujud apresiasi terhadap tradisi lokal.
Penghargaan diberikan langsung oleh Farid Ali Ikhwan, S.STP., M.Si. dari perwakilan
Disporapar Provinsi Jawa Tengah dan Fajriannoor Fanani, S.Sos., M.I.Kom., Wakil Dekan 1 Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang.

Desa Sendangsari menerima sertifikat penghargaan dan hadiah senilai Rp3.000.000 sebagai bentuk apresiasi atas
upaya mereka dalam mempromosikan budaya kepada khalayak luas.
Menurut Praba Mumpuni, S.I.Kom., M.I.Kom., salah satu juri Komukino Award, “Festival
Komukino adalah wujud penghormatan terhadap kreativitas dan budaya Jawa Tengah. “Kami berharap acara ini dapat menjadi jembatan untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong inovasi dalam seni dan hiburan, khususnya bagi generasi muda.”ujar Praba.

Rangkaian acara Festival Komukino berlangsung dari pukul 10:00 WIB hingga 21:00 WIB dan mencakup berbagai sesi seperti seminar budaya, pameran seni, serta penampilan seni tradisional. Acara ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekayaan budaya di tengah arus globalisasi.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi akun Instagram @komukinofest2024.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *