Viosarinews.com, Blora – Desa Temurejo Kabupaten Blora, merupakan sentra pengrajin tusuk sate, pusat pembibitan tanaman buah, sentra peternakan kambing persilangan, pusat kuliner kopi jahe dan tempat bersemayamnya pahlawan Aceh Potjut Meurah Intan dan ratusan makam bangsawan di kompleks makam Tegalsari.

Akhir – akhir ini Desa Temurejo menjadi sorotan publik dengan adanya makam Potjut Meurah Intan Srikandi pejuang Aceh dan rencananya akan dijadikan cagar budaya oleh Pemkab Blora.

Yang sebelumnya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Blora, Rabu (6/1/2021) bersama Tim Pendataan Cagar Budaya meninjau lokasi makam Potjut Meurah Intan di komplek makam keluarga R. Ng. Donopuro di Dukuh Tegalsari, Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Sementara itu, Kepala Desa Temurejo, Kasmurianto (53), sangat mendukung dengan adanya rencana cagar budaya untuk makam Potjut Meurah Intan, bisa dijadikan wisata religi dan sejarah bagi seluruh masyarakat Blora, masyarakat Aceh maupun masyarakat luar Blora, Kamis (7/1/2021)

“Nantinya makam Tegalsari setelah di tetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemkab Blora dapat menjadi ikon dan membangkitkan ekonomi Desa Temurejo,” ucapnya.

Wacana kedepan keinginan kuat Kades Temurejo, Kasmurianto, ingin menjadikan desa wisata dengan didukung dari beberapa aspek yang sudah dijalankan untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat mulai dari:

  1. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Blora juga terkenal sebutan kota sate selain wisata religi dan sejarah, Desa Temurejo juga pemasok utama tusuk sate, yang sudah berjalan di empat RT dan kedepan akan dibantu peralatan atau mesin pembuat tusuk sate manual dari Pemerintah Desa Temurejo yang dianggarkan dari Dana Desa tahun 2021.
  2. Disektor perkebunan dan pertanian, pemerintah desa dengan menggandeng pemuda desa sedang mengembangkan pembibitan tanaman buah, harapannya nanti akan menjadi komoditas pemasok bibit buah yang utama di Kabupaten Blora.
  3. Di sektor Peternakan, saat ini pemerintah desa dan tokoh masyarakat desa sedang membudidayakan kambing lokal maupun super, sebagai penyuplai daging utama yang berkualitas di Kabupaten Blora, dan tidak hanya itu ke depannya juga akan diadakan kontes kambing di sekitaran embung Desa Temurejo, serta akan dibuat tempat pemancingan di sekitaran embung yang akan dianggarkan dengan anggaran Dana Desa tahun 2022.

Sementara itu, Yatmi (42), warga Desa Temurejo juga mempunyai minuman khas yaitu kopi jahe, pada umumnya kopi diseduh menggunakan air panas namun ada yang berbeda menyeduh kopi menggunakan jahe, racikan kopi bercampur jahe kayu manis merupakan salah satu sajian unik khas Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

“Kopi jahe sudah muncul sejak puluhan tahun silam. Setelah ditelisik, kopi tersebut memang memiliki keunikan pada proses pembuatannya. Bahkan, kopi tersebut tercatat dalam buku Keberagaman Kopi Nusantara,” tutup Yatmi.
(Hans/Viosari)

Anda mungkin juga menyukai: