Ops Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Jepara Gelar Patroli dan Edukasi Keselamatan Berkendara

Berita169 Dilihat

Jepara – Polres Jepara | Personel yang tergabung dalam Satgas Operasi Zebra Candi 2025 Polres Jepara melaksanakan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan pelanggaran serta kecelakaan di wilayah Kecamatan Bangsri, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan bersifat preventif ini digencarkan untuk menekan angka kecelakaan sekaligus mengurangi tingkat fatalitas korban di jalan raya.

Petugas mendatangi sejumlah ruas jalan dan memberikan imbauan langsung kepada para pengendara agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna, selaku Kasatgas Humas Ops Zebra Candi 2025, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang akhir tahun.

“Kami ingin memastikan masyarakat aman saat berkendara. Patroli dan pengaturan lalu lintas ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi lebih pada edukasi dan pencegahan. Harapan kami, kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, tata cara berkendara yang aman, hingga larangan membawa penumpang lebih dari satu pada sepeda motor.

Pengendara mobil juga diimbau untuk selalu menggunakan sabuk keselamatan dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi, seperti menggunakan ponsel selama mengemudi.

AKP Dwi menegaskan bahwa Polres Jepara mengedepankan pendekatan persuasif selama Operasi Zebra, dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat tanpa memberikan efek menakut-nakuti.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat mematuhi aturan, menghindari penggunaan knalpot brong, serta tidak melakukan modifikasi kendaraan yang membahayakan. Operasi Zebra kami jalankan dengan pendekatan humanis, agar masyarakat merasa terbantu dan terlindungi,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong terbentuknya budaya tertib berlalu lintas di berbagai lapisan masyarakat.

“Jika disiplin dan kesadaran sudah terbentuk, angka kecelakaan bisa diminimalisir bahkan tanpa menunggu kehadiran petugas,” pungkasnya.

(hms)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *