Polres Jepara Bangun SPPG di Nalumsari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Uncategorized195 Dilihat

Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pembangunan SPPG tersebut berlokasi di Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, pada Senin (29/12/2025).
Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung SPPG dilakukan langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas pelayanan gizi tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Auditor Kepolisian Madya (AKM) Tingkat III Irwasda Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Ahmad Muhaimin, Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno, para pejabat utama dan personel Polres Jepara, Bhayangkari Cabang Jepara, Forkopimcam Nalumsari, Petinggi Desa Muryolobo beserta perangkat desa, tokoh masyarakat setempat, serta tamu undangan lainnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menyampaikan bahwa SPPG akan berfungsi sebagai pusat pelayanan pemenuhan gizi yang mengedepankan sinergi lintas sektor. Hal ini bertujuan untuk memastikan tersedianya makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak usia sekolah serta masyarakat penerima manfaat.

“Pembangunan gedung ini merupakan langkah awal Polres Jepara dalam mendukung program strategis nasional guna menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Kami siap berkontribusi aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis,” ujar AKP Dwi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dalam proses pembangunan SPPG Polres Jepara.
“Semoga dengan adanya SPPG ini, Polda Jawa Tengah khususnya Polres Jepara dapat memproduksi makanan bergizi sesuai pedoman nutrisi nasional. Menu yang disajikan nantinya dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian siswa dan masyarakat penerima manfaat,” pungkasnya.

Pembangunan SPPG ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kapolres Jepara didampingi Auditor Kepolisian Madya Irwasda Polda Jateng, jajaran pejabat utama Polres Jepara, serta perwakilan unsur pemerintah daerah setempat. Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan seluruh pihak dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional.

Usai kegiatan tersebut, seluruh peserta juga mengikuti virtual groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dipusatkan di Polda Metro Jaya dan dihadiri langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Senin (29/12/2025) pagi.
Dalam kegiatan nasional tersebut, dilakukan groundbreaking 436 SPPG Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melakukan dialog interaktif dengan sejumlah Polda, diawali dengan menyapa Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakapolri mengapresiasi progres pembangunan SPPG yang telah dilakukan oleh Polda NTT dan jajaran lainnya. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen Kapolri bahwa Polri hadir di tengah masyarakat dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Saya meminta agar SPPG Polri tetap mempertahankan standar kesehatan yang telah ditetapkan. Saya juga mengapresiasi jajaran Polda yang telah melaksanakan pembangunan SPPG sebagai wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Selanjutnya, Wakapolri juga menyapa Polda Papua Barat, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Sumatera Barat.

Sementara itu, Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri Irjen Pol. Nurworo Danang dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh SPPG Polri akan diawasi secara ketat melalui sinergi fungsi pengawasan internal.
“Pengawasan diperkuat oleh Divpropam, tenaga medis, kedokteran kepolisian, serta laboratorium forensik Polri guna memastikan seluruh SPPG menerapkan standar higienis dan sanitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap sajian makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri telah melalui proses validasi kesehatan yang paripurna. “Hal tersebut merupakan bentuk penerapan standar kualitas terbaik dalam tata kelola SPPG Polri yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi SPPG lainnya,” tutup Irjen Pol. Nurworo Danang.

(hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *