SEMARANG – Perilaku oknum Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi bernama Doni Sirait yang beredar luas dalam rekaman video menuai kecaman keras dari kalangan jurnalis. Vio Sari, wartawan dari Kota Semarang, Jawa Tengah, menilai tindakan pejabat tersebut jauh dari etika dan tidak mencerminkan sosok pelayan publik.
Dalam potongan video yang tersebar di media sosial, terlihat Doni Sirait berperilaku kasar, mengusir bahkan menghina awak media yang berupaya meminta konfirmasi terkait kinerjanya. Sikap yang ditampilkan justru layaknya preman pasar, bukan pejabat yang seharusnya menjadi teladan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026), saat wartawan yang diketahui dari Pos Keadilan, mendatangi lokasi untuk menanyakan hal-hal yang menjadi kepentingan publik. Alih-alih memberikan jawaban terbuka, yang muncul justru amarah serta ucapan yang menyerang pribadi hingga dinilai seperti orang yang tidak waras.
*Merespons hal tersebut, Vio Sari menyampaikan kecaman tegas*
“Seorang Kepala Dinas seharusnya menjadi teladan kesopanan, keterbukaan, dan pengayoman. Bukan malah mengusir, menghina, serta bersikap kasar kepada wartawan yang hanya menjalankan tugas menjemput informasi untuk publik,” tegas Vio Sari. Kamis (8/10/2026).
“Perilaku seperti itu bukan sekadar kurang sopan, melainkan mencoreng nama baik instansi dan merendahkan martabat jabatan yang diemban. Jika tidak sanggup menjawab pertanyaan, seharusnya dijelaskan dengan santun, bukan dimaki layaknya preman pasar,” tambahnya.
Vio Sari menegaskan, akses informasi adalah hak seluruh rakyat. Menutup diri bahkan bersikap bermusuhan terhadap media sama saja dengan menutup kebenaran dari masyarakat.
“Kita menginginkan pemimpin yang melayani, bukan yang menakuti. Masyarakat tidak butuh pejabat yang berperilaku sewenang-wenang. Semoga ini menjadi pelajaran berharga: kekuasaan itu dititipkan rakyat, bukan untuk dijadikan alat menyombongkan diri maupun mengusir mereka yang bertanya,” ujar Vio Sari.
Ia berharap peristiwa ini menjadi bahan perenungan sekaligus peringatan bagi seluruh pejabat publik di manapun bertugas, agar senantiasa menjaga sikap, bersikap transparan, dan menghormati fungsi pengawasan yang dijalankan media.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DLH Bekasi maupun pimpinan terkait atas perilaku yang memicu keresahan publik tersebut.
(Wahyu)
